Latest News
Thursday, August 01, 2013

Pengertian Malam Lailatul Qadar

Pengertian Malam Lailatul Qadar (Qadr)

Pengertian mala Lailatul Qadar (Qadr) | Assalamualaikum, sebelum ini telah penulis kongsikan mengenai 10 Malam Terakhir Ramadhan Dan Lailatul Qadar

Pengertian malam Lailatul Qadar (Qadr) | Assalamualaikum, sebelum ini telah penulis kongsikan mengenai 10 Malam Terakhir Ramadhan Dan Lailatul Qadar, Dan perkongsian ini menyentuh bab pengertian Malam lailatul Qadar atau apa itu Malam Lailatul Qadar. Untuk tanda-tanda Malam Lailatul Qadar [Rujuk Di Sini..]

Mengapa Di Sebut Malam Lailatul Qadar ?

Para ulama menyebutkan beberapa sebab penamaan Lailatul Qadar (Qadr), di antaranya:
  • Pada malam tersebut Allah Subhanahu wa ta’ala menetapkan secara terperinci takdir segala sesuatu selama 1 tahun (dari Lailatul Qadar tahun tersebut hingga Lailatul Qadar tahun yang akan datang), sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala yang bermaksud:
    “Sesungguhnya Kami telah menurukan Al-Qur`an pada malam penuh barakah (yakni Lailatul Qadr). Pada malam itu didedahkan segala urusan (takdir) yang penuh hikmah”. (Ad Dukhan: 4)
  • Kerana besarnya kedudukan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar tersebut di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.
  • Ketaatan pada malam tersebut mempunyai kedudukan yang besar dan pahala yang banyak lagi mengalir. (Tafsir Ath-Thabari IV/200)

Bila Terjadinya Malam Lailatul Qadar ?

Malam Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadhan.

Bilakah terjadinya Malam Lailatul Qadar? Terjadinya Malam lailatul Qadar ini pada salah satu dari malam-malam ganjil 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


Pengertian Malam Lailatul Qadar, Al- Qadr

“Carilah Lailatul Qadr itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan)”. (H.R Al Bukhari no. 1878)
Lailatul Qadar terjadi pada setiap tahun. Ia berpindah-pindah di antara malam-malam ganjil 10 Malam terakhir (bulan Ramadhan) tersebut sesuai dengan kehendak Allah Yang  Maha Kuasa.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah berkata: “Sesungguhnya Lailatul Qadr itu (dapat) berpindah-pindah. Kadang-kadang terjadi pada malam ke-27, dan terkadang terjadi pada malam selainnya, sebagaimana terdapat dalam hadits-hadits yang banyak jumlahnya tentang ini. Sungguh telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Bahawa Baginda pada suatu tahun di perlihatkan Lailatul Qadar, dan ternyata ia terjadi pada malam ke-21″. (Fatawa Ramadhan, hal.855)
Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz dan Asy-Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud rahimahumallahu berkata:
“Adapun pengkhususan (memastikan) malam tertentu dari bulan Ramadhan sebagai Lailatul Qadr, maka perlukan dalil. Akan tetapi pada malam-malam ganjil dari 10 hari terakhir Ramadhan itulah kemungkinan terjadinya Lailatul Qadr, dan lebih memungkinkan lagi terjadi pada malam ke-27 karena telah ada hadits-hadits yang menunjukkannya”. (Fatawa Ramadhan, hal.856)

Di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan shahabat Mu’awiyah bin Abi Sufyant :

Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya apabila beliau menjelaskan tentang Lailatul Qadr maka beliau mengatakan : “(Dia adalah) Malam ke-27″. (H.R Abu Dawud, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud dan Asy-Syaikh Muqbil dalam Shahih Al-Musnad).

Selami juga : Keistimewaan 10 Malam Terakhir Ramadhan Dan Lailatul Qadar
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

2 blogger-facebook:

  1. sempoi gila blog posyarrr i like huhuhu nice entry penulissan yg tiptop huhu

    ReplyDelete
  2. @Sheda ucu Thank you.. selamat datang ke silenceblogz..

    ReplyDelete

Sebarang Komen yang tidak berkaitan dengan artikel / SPAM akan Di PADAM. Terima Kasih.

Item Reviewed: Pengertian Malam Lailatul Qadar Rating: 5 Reviewed By: potia casadelarossa